Analisis Standar Fasilitas di Objek Wisata Monkey Forest Ubud, Bali
DOI:
https://doi.org/10.51713/Keywords:
Fasilitas Wisata, Monkey Forest Ubud, Kenyamanan Pengunjung, Kebersihan Lingkungan, Evaluasi FasilitasAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah kondisi, kelengkapan, serta mutu fasilitas yang disediakan di kawasan wisata Monkey Forest. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar fasilitas telah memenuhi standar kenyamanan bagi pengunjung. Ketersediaan area parkir yang luas dan tertata, kios cenderamata yang menawarkan beragam produk lokal, serta tempat istirahat yang nyaman menjadi faktor penting dalam mendukung kegiatan wisata di lokasi tersebut. Selain itu, tersedianya toilet umum dan area kuliner turut mempermudah wisatawan dalam memenuhi kebutuhan dasar selama berkunjung. Kehadiran berbagai fasilitas ini secara tidak langsung meningkatkan tingkat kepuasan wisatawan terhadap destinasi tersebut. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan sejumlah kekurangan yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Salah satu yang menonjol adalah belum adanya area viewdeck atau titik pandang khusus yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk menikmati panorama alam di sekitar Monkey Forest. Selain itu, sarana toilet yang tersedia belum sepenuhnya inklusif bagi penyandang disabilitas karena keterbatasan akses dan belum tersedianya peralatan pendukung yang sesuai. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan dalam hal fasilitas ramah difabel agar destinasi ini semakin mudah diakses oleh semua kalangan. Sementara itu, kebersihan lingkungan Monkey Forest patut diapresiasi. Pihak pengelola secara konsisten menjaga kebersihan dan melakukan pemantauan rutin sehingga area wisata tetap tertata dan nyaman untuk dikunjungi. Upaya tersebut memberikan kontribusi positif terhadap pengalaman wisatawan secara keseluruhan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa fasilitas yang ada di Monkey Forest sudah tergolong memadai, meskipun peningkatan pada beberapa aspek masih diperlukan untuk mencapai kualitas pelayanan yang lebih maksimal.
Downloads
References
BPS Pemkot Pasuruan (2021) Profil Pasuruan, Pemerintah Kota Pasuruan. Available at: https://pasuruankota.go.id/profil-pasuruan/.
Ervina. (2017). Penerapan Strategi Pengembangan Pariwisata Oleh Dinas Pariwisata Dikabupaten Kutai Kartanegara.
Flick, U. (2014). The SAGE Handbook of Qualitative Data Analysis. SAGE Publications, Inc. https://doi.org/10.4135/9781446282243
Hardani, dkk. (2020). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: CVPustaka Ilmiah.
Kamsariaty, K., Nurdin, M., & Kristiawati, I. (2022). Pelatihan Dan Pembekalan Membangun Kejayaan Maritim Untuk Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Baik, Laut Bersih, Rakyat Sejahtera Dengan Lanal Banjarmasin Di Pantai Tabiono. Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 1(4), 84-92.
Kartika, T., Ruskana, R., & Fauzi, M. I. (2018). Strategi Pengembangan Daya Tarik Dago Tea House Sebagai Alternatif Wisata Budaya di Jawa Barat. THE Journal: Tourism and Hospitality Essentials Journal, 8(2), 121.
Suarinastuti, I. A. (2016). Pengelolaan Sampah di Daya Tarik Wisata Wanara Wana/Monkey Forest, Desa Padangtegal, Ubud. Jurnal Destinasi Pariwisata, 4(2), 25.
Subadra, I N. (2025). Rahasia Mempublikasikan Penelitian Kualitatif pada Jurnal Internasional Bereputasi: Pengalaman Empiris dari Penulis Sukses. Denpasar: YAGUWIPA.
Subadra, I. N. (2019). Gaining In-Depth Understanding Through Mixed Methods Case Study: An Empirical Research From Temple Tourism in Bali. SAGE Publications Ltd. https://doi.org/10.4135/9781526487056
Yussabila, G. Z., & Sutarmin, S. (2025). Pengaruh Fasilitas dan Pengalaman Wisatawan terhadap Minat Berkunjung Kembali melalui Kepuasan Wisatawan: Studi pada Kabupaten Brebes. Peradaban Journal of Economic and Business, 4(2), 259-263.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 I Putu Bagus Andhy Putra (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








