Analisis Daya Tarik Wisata Olahraga Sandboarding Di Kawasan Gumuk Pasir Parangkusumo Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.51713/Keywords:
sandboarding, gumuk pasir , sport torism, daya tarik wisataAbstract
Gumuk Pasir Parangkusumo menjadi satu-satunya hamparan aeolian dune di Asia Tenggara dan menjadi lokasi utama kegiatan sandboarding di Indonesia. Meskipun mencatat rata-rata 180.000-220.000 kunjungan per tahun, kawasan ini belum berkembang secara optimal sebagai kawasan wisata sport tourism. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya tarik wisata olahraga sandboarding di kawasan Gumuk Pasir Parangkusumo berdasarkan kerangka 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary), serta merumuskan rekomendasi strategis bagi pemangku kepentingan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa komponen Attraction memiliki potensi alam yang cukup kuat akan tetapi belum dikemas secara lebih terarah; Accessibility terhambat ketiadaan transportasi umum langsung; Amenities masih jauh dari standar sport tourism internasional dengan hanya 18% operator yang memiliki peralatan keselamatan memadai; dan Ancillary lemah akibat fragmentasi kewenangan antara tiga institusi. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan badan pengelola terpadu, standardisasi peralatan, pengembangan paket wisata berjenjang, serta penyediaan akses transportasi umum menuju kawasan.
Downloads
References
Balai Pengelola Transportasi Daerah [BPTD] DIY. (2021). Laporan kajian aksesibilitas kawasan wisata DIY. BPTD DIY.
Buckley, R. (2010). Adventure tourism management. Elsevier.
Cooper, C., Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2008). Tourism: Principles and practice (4th ed.). Pearson Education.
Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul. (2022). Statistik kepariwisataan Kabupaten Bantul tahun 2022. Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul.
Fauziah, D. R., Regisha, R., & Akmal, F. A. (2019). Arahan pengelolaan dan pengembangan Gumuk Pasir Parangtritis sebagai lokawisata yang berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Penalaran dan Penelitian Mahasiswa, 3(1), 25-39.
Husdarta, H. J. S. (2010). Sejarah dan filsafat olahraga. Alfabeta.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif (Terjemahan Tjetjep Rohendi Rohidi). Universitas Indonesia Press.
Moleong, L. J. (2011). Metode penelitian kualitatif (edisi revisi). Remaja Rosdakarya.
Pemerintah Kabupaten Bantul. (2021). Laporan pengelolaan kawasan wisata Bantul. Pemerintah Kabupaten Bantul.
Pitana, I. G., & Diarta, I. K. S. (2009). Pengantar ilmu pariwisata. Andi.
Pratomo, A. S. (2015). Motivasi masyarakat melakukan kegiatan sandboarding sebagai sarana olahraga rekreasi di Pantai Parangkusumo Yogyakarta tahun 2014. ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation, 4(12), 2270-2277.
Pratiwi, Z., & Prakosa, A. (2021). Pengaruh media sosial, event pariwisata, dan fasilitas pelayanan terhadap minat berkunjung kembali di sandboarding Gumuk Pasir Parangkusumo. Jurnal Fokus Manajemen Bisnis, 11(1), 74-94. https://doi.org/10.12928/fokus.v11i1.3851
Sunarto. (2010). Geomorfologi pantai. Gadjah Mada University Press.
Suwena, I. K., & Widyatmaja, I. G. N. (2017). Pengetahuan dasar ilmu pariwisata. Pustaka Larasan.
Wahyudi, A. (2014). Dinamika spasial gumuk pasir Parangkusumo. Jurnal Geografi UGM, 12(1), 45-56.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rommy Ramadhan, Dava Noor Perdana Putra, Indri Kurniawati, Ajie Wicaksono (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








