Persepsi Wisatawan Terhadap Daya Tarik Wisata Sangeh Monkey Forest
Keywords:
Persepsi Wisatawan, Daya Tarik Wisata, Sangeh Monkey ForestAbstract
Penelitian ini dilakukan di Daya Tarik Wisata Sangeh Monkey Forest dengan tujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan terhadap daya tarik wisata yang berada di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, survei, dan dokumentasi, yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisatawan yang berkunjung ke Sangeh Monkey Forest sebagian besar adalah wanita, termasuk golongan millennial dengan tahun kelahiran 1981-1996, berasal dari Australia dan Spanyol, memiliki tingkat pendidikan terakhir pascasarjana, dan bertujuan untuk berwisata. Sebagian besar kunjungan dilakukan bersama keluarga, dengan durasi kunjungan kurang dari 1 jam. Mayoritas wisatawan merupakan pengunjung pertama kali dan memperoleh informasi dari teman atau keluarga. Persepsi wisatawan terhadap atribut daya tarik wisata Sangeh Monkey Forest berada dalam kondisi yang sangat baik.
Downloads
References
Club, Sambou, Omar., Riniwati, H., Fanani, Z. (2018). Socio-economic and Environmental Sustainability of Ecotourism Im-plementation: A Study in Ubud Monkey ForestBali, Indonesia. Journal of Indonesian Tourism and Development Stud-ies [200] J. Ind. Tour. Dev. Std., University of Brawijaya, Malang, Indonesia, Vol 7, No 3.
Fentri, D. M. (2017). Persepsi Pengunjung Terhadap Daya Tarik Taman Wisata Alam Hutan Rimbo Tujuh Danau di Desa Wisata Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Riau. JOM FISIP. Pekanbaru: Universitas Negeri Riau, Vol 4, No 2, Hal 22-35.
Holloway, J. C. (2004). Marketing for Tourism. New York: Prentice Hall.
Imro’ah, Budi, Selly. (2021). Kontribusi seni Pertunjukan Kecak Fire sebagai Atraksi Wisata terhadap Kesejahteraan di Desa Adat Padang Tegal, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Laporan Tugas Akhir. Program Studi Pariwisata Uni-versitas Udayana.
Anggara, I. G. M. D. C., Wulandari, P. P., & Susila, I. M. G. D. (2024). Development of the Potential of Perancak Beach as an Ecotourism-Based Tourism Destination in Jembrana. Journey: Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Event Management, 7(1), 49-64. E-ISSN 2654-9999
Asy’ari, R., Dienaputra, R. D.,Nugraha, A., Tahir, R., Rakhman, C. U., & Putra, R. R. (2021). Kajian Konsep Ekowisata Ber-basis Masyarakat Dalam Menunjang Pengembangan Pariwisata: Sebuah Studi Literatur. Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama Dan Budaya
March and A.G. Woodside (2005) Tourism behaviour: Travellers decisions and actions. CABI Publishing, Wallingford . ISBN 0-85199-021-5
Parma,I. P. G. (2010). Kontribusi Pariwisata Alternatif Dalam Kaitannya Dengan Kearifan Lokal dan Keberlangsungan Lingkungan Alam. Jurnal Media Komunikasi FIS Univ. Pendidikan Ganesha, 9(2), 45–57
Putri, Wahyuningsih, Pratiwi Rahayu. (2022). Analisis Daya Dukung Mongkey Forest Ubud Sebagai Daya Tarik Wisata Berke-lanjutan. Jurnal Pariwisata. Universitas Udayana, Vol 3, No 2, Hal 13-23.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Vuuren, Elmarie Slabbert. (2011). Travel Motivation and Behavior of Tourist to A South African Resort. North West Univer-sity: South Africa








